Jika Anda sedang berada di sebuah misi untuk menurunkan berat badan, maka Anda mungkin pernah mencoba beberapa metode untuk menyingkirkan kelebihan lemak yang tidak diinginkan.

Sebagian besar orang mencoba untuk menurunkan berat badan dengan mengurangi asupan harian dan meningkatkan aktivitas fisik dengan menambah jumlah latihan atau durasi olahraga. Namun, cara itu kadang tidak berhasil karena tidak dilakukan dengan konsisten.

Setiap kali Anda menyalakan televisi, Anda mungkin sempat menyaksikan iklan diet menggembar-gemborkan pencapaian besar dalam penurunan berat badan dengan cara mudah. Semua rayuan itu membuat kita sulit untuk menghindari “keajaiban” jalan pintas dan kemudian mencobanya.

Namun kegagalan kemudian membuat kita sadar dan beralih ke sesuatu yang jauh lebih tradisional untuk mendapatkan berat badan yang ideal. Alih-alih mencoba untuk mencoba berbagai suplemen diet pembakar lemak, mengapa tidak mencoba untuk menurunkan berat badan dengan berpuasa?

Menurut sebuah penelitian yang dipresentasikan pada konferensi American Heart Association oleh para peneliti di Utah, puasa mungkin dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memvalidasi efek menguntungkan dari puasa bagi kesehatan jantung.

Tidaklah mengejutkan bahwa kontrol makanan yang tepat pada orang yang berpuasa bisa berefek penurunan berat badan.

Puasa telah dikenal dalam waktu yang sangat lama. Bagi sebagian orang, cara ini mungkin bukanlah metode yang cukup canggih untuk menurunkan berat badan, tapi terbukti sangat efektif bagi banyak orang.

Faktanya adalah, tidak ada suplemen luar biasa atau pil ajaib yang akan menjadi efektif membantu kita mengurangi berat badan tanpa disertai pengendalian asupan kalori.

Bagi beberapa orang, mungkin sulit untuk memotong secara signifikan asupan makanan. Anda bisa mencobanya secara bertahap. Misalnya dengan mengurangi porsi makan siang secara perlahan, kemudian tidak makan siang sama sekali.

Dan yang perlu diperhatikan adalah saat buka puasa bukan saat balas dendam. Anda tetap harus menjaga porsi makan agar asupan kalori harian Anda tidak melebihi kebutuhan.

Nah, saat yang paling mudah melakukannya adalah saat ramadhan. Tapi, jangan salah niat ya… Turun berat badan itu hanya bonus, bukan niat utama :).

Cara menurunkan berat badan saat puasa

Jika Anda ingin mendapat bonus menurunkan berat badan saat puasa, berikut ini beberapa tips yang dapat Anda praktekkan.

menurunkan berat badan saat puasa

Foto : islamicity.org

Perhatikan asupan karbohidrat

Banyak orang beranggapan, agar kuat menahan lapar di siang hari maka harus makan banyak karbohidrat di saat sahur. Anggapan ini mungkin ada benarnya, tapi tidak berlaku bagi yang ingin menurunkan berat badan.

Hindari asupan karbohidrat berlebihan saat sahur. Jika perlu, ganti nasi putih dengan nasi merah. Kandungan serat dalam nasi merah bisa membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

Berlebihan memasukkan karbohidrat saat sahur bisa membuat program Anda berantakan.

Jangan tidur setelah sahur

Kalau ingin menurunkan berat badan, sebaiknya jangan tidur setelah sahur. Karena itu berarti menimbun kalori yang baru saja dimasukkan.

Disamping itu, tidur setelah sahur banyak efek negatifnya bagi kesehatan. Silakan tanya Mbah Google untuk mengetahuinya lebih dalam.

Jangan balas dendam saat buka puasa

Soal balas dendam saat berbuka ini pernah saya tulis sebelumnya. Klik di sini untuk membacanya.

Kalau tidak ingin membaca ke tautan tersebut, saya ringkaskan saja di sini. Intinya, tulisan itu berisi pengalaman saya yang gagal menurunkan sedikitpun berat badan saya di awal puasa. Gara-garanya karena balas dendam saat buka puasa.

Setelah menyadari kekeliruan itu, saya pun mulai mengatur asupan makanan saat berbuka. Gimana caranya? Baca ajalah tautan di atas… xixixi

Tetap aktif bergerak

Meskipun puasa, tidak berarti aktivitas fisik hilang sama sekali. Agar penurunan berat badan bisa optimal, Anda mesti tetap aktif bergerak atau olahraga ringan menjelang buka puasa.

Yang penting diperhatikan adalah jangan memaksakan diri, sesuaikan dengan situasi diri sendiri. Kalau bisanya jalan ringan, ya jalan ringan saja menjelang waktu berbuka. Tidak perlu gowes hingga belasan kilometer. Nanti malah buka puasa sebelum waktunya… hehehe.

Demikianlah beberapa tips untuk menurunkan berat badan saat puasa. Meskipun asupan makanan dibatasi, kandungan nutrinya harus tetap diperhatikan.

Ingat bahwa nutrisi yang tepat sangat penting untuk hidup sehat, dan membuat perubahan besar untuk kebiasaan makan Anda tidak boleh dilakukan tanpa nasihat profesional.

Artikel Terkait:

3 Keuntungan Memangkas Kelebihan Berat Badan Menurunkan berat badan beberapa kilo saja memerlukan kerja keras. Memangkas kelebihan berat badan memang bukan perkara mudah. Namun, jika Anda berhasi...
Pengaruh Perut Buncit dan Penyakit Jantung Bila Anda termasuk dalam golongan orang-orang dengan lingkar perut XL, maka beberapa info berikut ini akan memberikan motivasi ekstra untuk Anda menge...
6 Kekeliruan Dalam Menurunkan Berat Badan Foto : stockimages / FreeDigitalPhotos.net Pada dasarnya cara yang sering ditempuh oleh sebagian dari Anda dalam menurunkan berat badan ialah diet...