Foto dari pixabay.com

Dari tulisan yang saya buat sebelumnya, saya mendapatkan ide. Bagaimana caranya agar semua aspek yang saya ulas itu bisa tertuang dalam selembar kertas. Jadi, dalam selembar kertas itu sudah ada tujuan hingga evaluasi terhadap program penurunan berat badan saya.

Sengaja saya pilih selembar kertas agar mudah dan simpel. Kalau Anda pernah melihat “Business Model Canvas”, ya mirip-mirip gitu deh. Jadi semua tertuang dalam secarik kertas.

Semalaman saya memikirkannya dan pagi ini saya membuat corat ceret di kertas. Setelah cocok, kemudian saya buat pakai excell dan hasilnya seperti di bawah ini:

Saya menyebutnya “One Week Weight Loss Canvas“. Di dalamnya sudah lengkap semua komponen untuk keberhasilan program penurunan berat badan saya. Mulai dari tujuan yang ingin saya capai dalam seminggu, hingga evaluasinya.

Kok cuma seminggu?

Target besarnya tentu ada. Tapi, saya pecah menjadi tiap minggu. Agar kelihatannya ringan dan mudah dicapai. Dengan begitu harapan saya willpower-nya bisa lebih mantap. Tujuan ini saya masukkan ke dalam kolom what / goal.

Setelah tujuannya ada, saya kemudian membuat dua how / bagaimana. Yang pertama, bagaimana tujuan itu bisa tercapai. Apa yang akan saya lakukan tiap harinya untuk mencapai tujuan. Yang kedua, bagaimana saya menghadapi godaan makanan, istilah kerennya implementation intention.

Monitoring akan saya lakukan setiap hari, yaitu menjelang tidur. Sengaja saya lakukan untuk menghindari menunda-nunda yang berkepanjangan. Pengalaman saya selama ini, terlalu sering beralasan, hari ini makan dulu besok baru diet lagi. Begitu terus hingga bertahun-tahun.

Evaluasi dan penyesuaian akan saya lakukan di akhir minggu untuk mengukur apakah target tercapai, bagaimana efektivitas program, dan bagian mana yang perlu penyesuaian.

Yang tak ketinggalan adalah motivasi, kenapa saya melakukannya. Saya tuliskan hampir semua alasan yang terlintas di pikiran saya. Alasan-alasan inilah bahan bakar saya untuk terus bertindak menuju tujuan yang ingin saya capai.

Selembar kanvas ini mudah-mudahan bisa membantu meredam dopamin di otak saya… hehehe.

Bagaimana hasilnya? Kita lihat minggu depan… 😀

Better living, better health, better future

Jakarta, 13/07/2018
Mr. KS

Artikel Terkait:

Godaan Saat Berbuka Puasa Sejatinya, bulan ramadhan ini bisa dijadikan saat yang tepat untuk menurunkan berat badan. Asal niatnya jangan sampai salah ya. Puasa tetap dilakukan ...
Minggu Kedua: Naik Lagi Minggu kedua ini benar-benar penuh tantangan. Saya kesulitan mengatasi godaan untuk makan malam dan itu terjadi hampir setiap malam. Si dopamin mengam...
Minggu Ketiga: Berhasil Turun 0,3 kg dalam Semingg... Minggu ketiga ini masih menghadapi tantangan yang sama, yaitu makan malam. Implementation intention yang saya buat rupanya tidak begitu ampuh untuk me...